0

Ulasan 500 days of Summer, Penggemar Roman Wajib Nonton


Bagi kalian penikmat film bergenre romantis dan penuh dengan fantasi cinta, film ini tidak akan serta merta memenuhi ekspektasi kalian. Film ini mempunyai sisi komedi dan kisah percintaan yang lebih realistis dan relevan dengan kehidupan nyata.  Dimulai dengan tokoh utama bernama Tom Hansen yang diperankan oleh Joseph Gordon- Levitt  dan Summer yang juga diperankan oleh Zooey Deschanel. Dalam film ini kalian akan menemukan sosok seorang Tom dan Summer dari sudut pandang orang ketiga. Tom adalah seorang laki-laki yang penuh dengan romansa kisah percintaan dibenaknya atau you can call him baper or too sensitive , dia berpikir bahwa saat dia bertemu dengan seseorang yang tepat, maka orang tersebut dapat membuatnya bahagia. Sedangkan Summer diceritakan sebagai perempuan penuh pesona dengan sifatnya yang dingin, spontan, dan menganggap bahwa hubungan percintaan adalah sesuatu yang rapuh dan dapat membuat satu sama lain merasa sakit.

Summer merupakan karyawan baru di sebuah perusahaan percetakan kartu ucapan dan bertemu dengan Tom. Sampai akhirnya Summer mengetahui bahwa Tom menyukainya sesaaat setelah mereka menghabiskan waktu di sebuah bar. Seiring berjalannya waktu mereka dekat dan beberapa kali menghabiskan waktu bersama. Tom merasa bahwa terdapat kecocokan antara dirinya satu sama lain, walau sejak awal Summer sudah menegaskan dia  tidak berniat untuk memiliki hubungan serius dengan Tom.

Beberapa scene menunjukan bahwa Summer sudah mencoba membuka hati untuk Tom dan menjalani hari-hari bersama layaknya sepasang kekasih, walau mereka tidak pernah me legal kan hubungan tersebut dalam sebuah status. Lambat laun waktu berjalan terdapat scene dimana Summer ingin mencoba untuk mengakhiri hubungan tanpa status-nya itu. Sejak saat itu Tom dirundung galau dan ingin tetap mempertahankan hubungan mereka, Tom meyakini bahwa suatu saat Summer akan benar-benar merasakan hal yang sama. Tom merasa dia dapat mengubahnya dan menganggap bahwa kebahagiaannya akan didapatkan dari sosok perempuan yang diyakininya tersebut.

Film 500 days of summer menyuguhkan tayangan  bernuansa klasik yang manis. Kita akan dibawa berpikir dengan ending perpisahan yang cukup ambigu. Kita akan mendapatkan kisah cinta dari berbagai sudut pandang, baik Tom maupun Summer. Kisah yang cukup realistis dibandingkan dengan kisah romantis yang berujung manis pada film-film lain yang telah beredar. Tom dan Summer adalah kebetulan yang tidak diperuntukan. Tidak diperuntukan bersama. Hubungan yang terlalu dipaksakan. Tom ber fantasi bahwa dirinya dan Summer dapat menjadi sepasang kekasih yang hebat dan menghiraukan nasihat dari teman-temannya bahkan adiknya sendiri. Sekuat apapun Summer untuk menjalani hari-hari dengan Tom, dirinya merasa hubungan tersebut tidak baik dan hanya membuat Tom semakin berharap sedangkan Summer merasa tidak yakin dengannya. Jika kita melihat dari sudut pandang Tom, kita akan merasa bahwa Summer adalah seseorang yang cukup jahat karena seolah-olah telah memberikan harapan palsu.

Namun jika kita lihat lebih jauh lagi, kejadian ini sama sama mendewasakan satu sama lain. Dan tidak ada yang benar-benar bisa disalahkan. Apa yang mereka alami hanya salah satu dari skenario Tuhan, takdir. Tom yang penuh fantasi akan cinta, kini lebih realitis dan pada akhirnya dia menemukan seseorang kembali. Tom juga berani berhenti dari pekerjaannya dan mulai menjadi seorang arsitek kembali. Summer yang sejak awal tidak percaya akan sebuah hubungan percintaan, tiba-tiba saja menikah dengan pria yang secara kebetulan ditemuinya secara tidak sengaja. Masing-masing dari mereka menyadari bahwa perasaan seseorang bisa berubah kapan saja, dan seharusnya kita tahu bahwa kita tidak bisa menggantungkan kebahagiaan pada seseorang. Film yang sudah ada sejak 10 tahun silam ini rasanya tidak salah jika masih dinikmati hingga saat ini. Film ini bukan tentang seseorang yang dapat membersamai hidup, tapi seseorang yang menjadikanmu belajar dan mendewasakan diri.

rafa faiha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *