0

Rangkaian Lampu Sensor Cahaya Lengkap Dengan Layout PCB Eagle

Pernahkah kamu berpikir bagaimana lampu di jalan raya atau lampu di taman kota dapat menyala dan mati secara tepat???. Misal, jika kondisi di jalan raya sudah agak gelap lalu tiba – tiba lampu jalan nya menyala. Mungkin, bagi orang awam berpikir bahwa itu dapat terjadi karena ada seseorang yang mengoprasikannya. Tapi, tahukah kamu bahwa ternyata itu semua dapat terjadi secara otomatis, alias tanpa bantuan manusia. gak percaya?? coba bayangin deh ada gitu orang yang kerjanya hanya untuk menyalakan lampu jalanan yang jumlah nya puluhan hingga ratusan.

Nah, disini kita akan membahas sebuah rangkaian yang digunakan untuk menyalakan lampu di jalan atau di taman kota secara otomatis. Rangkaian tersebut menggunakan LDR yang merupakan singkatan dari Long Distance Relati… ehhh kok malah kesitu 😀 , maaf kurang fokus 😀 yang benar adalah Light Dependent Resistor. LDR merupakan sebuah resistor yang nilai resistansinya berubah seiring perubahan initensitas cahaya yang mengenainya. Dalam kondisi gelap tidak ada cahaya, resistansi LDR sekitar 10MΩ, tapi jika dalam kondisi terang resistansi LDR menurun hingga 1KΩ atau bahkan lebih kecil lagi.

okehh, tanpa banyak kata lagi kita lanjut ke skematik rangkaian.

Rangkaian Lampu Sensor Cahaya

Komponen yang di gunakan adalah sebagai berikut:

  1. Relay 5V

  2. LDR

  3. Transistor BC547 2 Buah

  4. Potensiometer 100KΩ

  5. Resistor 1KΩ

  6. Dioda 1N4002

  7. Battery 9-12V

ket :

  • X1 = Supply Baterai untuk rangkaian (pin 1 untuk Vcc, pin 2 untuk ground atau negatif)

  • X2 = Supply Untuk Lampu (pin 2 untuk input, pin 1 Normally Close, pin 2 Normally Open)

  • Pastikan tidak memegang alas rangkaian saat di gunakan

 

Dan di bawah ini adalah layout pcb yang telah saya buat menggunakan software Eagle

Top Layer

Top Layer

 

Bottom Layer

Bottom Layer

Saat siang hari saat LDR terkena cahaya, LDR akan memiliki nilai tahanan yang sangat kecil. Semakin terang cahaya yang mengenainya semakin kecil nilai tahanan yang dimilikinya. Kondisi ini akan menyebakan arus listrik akan memilih untuk mengalir melewati LDR ini dan tidak akan melewati Resistor 1 Kilo ohm yang terhubung ke basis Transistor 2. Kondisi ini akan membuat Transistor 2 tidak dapat bekerja seperti saklar terbuka sehingga tidak ada arus yang mengalir dari kolektor ke emitor Transistor 2. Ini artinya tidak ada arus yang mengalir pada relay yang terpasang pada kolektor Transistor 2. Karena relay tidak mendapatkan arus listrik, maka relay tidak bekerja sehingga tidak dapat menarik saklar yang akan menghubungkan arus listrik  ke lampu.

Saat malam hari saat LDR tidak terkena cahaya LDR akan memiliki tahanan yang sangat besar sehingga tidak bisa di aliri arus listrik. Kondisi ini akan menyebabkan arus listrik memilih R2 1 kilo ohm sebagai tempat mengalir. Ketika arus listrik mengalir ke basis Transistor 2 tentunya harus diatur agar tegangan basis ini besar dari tegangan kerja 0.7 volt maka Transistor 2 akan bekerja seperti sebuah saklar tertutup. Akibatnya akan ada arus listrik mengalir dari kolektor ke emitor yang menyebabkan relay teraliri arus listrik. Ketika relay teraliri arus listrik, maka relay akan bekerja menarik saklar sehingga saklar tertutup dan dapat mengalirkan arus listrik ac ke lampu dan lampu akan menyala.

bagi kalian yang tertarik dan ingin membuat rangkaian di atas, kalian boleh download file pcb Eagle nya dengan cara tekan tombol di bawah ini.

Sekian dari saya, semoga berhasil…. 🙂

Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *